Pojok yang Riang di Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta

Foto dan Narasi Oleh Fatih Muftih

 Keberangkatan pesawat masih lama.

Karena sudah tiba di bandara, tak ada alasan untuk keburu masuk ruang tunggu. Toh mau di dalam atau di luar terminal, aktivitasnya masih sama: menunggu. Ada banyak hal yang bisa dilakukan selama menunggu. Yang paling kekinian, tentu adalah menggenggam si layar mungil, apa pun alasannya, termasuk mungkin karena aku sayang kamu.

Di beranda inti tepat di pelataran pintu masuk bandara, semua orang menundukkan kepala. Duduk bersebelahan tanpa saling tegur sapa. Layar mungil dirasa lebih menghibur daripada sekadar basa-basi, sekalipun tentang batu akik yang lagi ngetren.

1

Namun, pilihan itu dirasa tak melipat waktu bagi ahli hisap. Karena apalah arti menunggu tanpa kebal-kebul. Di beranda lain yang berseberang dengan lintasan bus dan taksi juga ada tempat seksi untuk menunggu. Meski hanya tersedia empat bentang kursi panjang dan dua tong sampah menjulang, ada cerita lain di pojok ini. Ada tawa yang pecah, ada obrolan tentang alasan keberangkatan dan keharusan meninggalkan pasangan, dan yang paling tak mungkin ketinggalan ada perbincangan tentang batu bacan.

2

3

4

5

7

8

9

10

11

12

13

Keadaan ini jelas menyiratkan kebutuhan manusia yang tak mungkin terwakili si layar mungil, yang bila digenggam berlebihan akan merobotkan manusia. Mungkin, kaum di beranda inti itu akan mendengus bahwa merokok adalah kegiatan kriminil, karena membahayakan orang lain.

Tapi di sisi lain, dimensi ini sebenarnya menggambarkan rasa kebutuhan manusia akan kehadiran fisik orang lain.Entah sekadar sebuah tegur untuk meminjam pemantik atau hanya beradu pandang. Karena tak mungkin hidup selamanya dalam diam.

Dan yang sungguh ter-la-lu (baca dengan aksen Rhoma Irama) dari itu semua adalah duduk di pojok riang, sambil ngebul, seraya bermesraan dengan si mungil. Itu ji***uk sekali, Saudara!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s