Orang-orang Pasar Palmerah

Oleh Hasan Aspahani

KENAPA harus belanja di pasar tradisional? Murah. Oke! Semua ada? Ya.  Tapi ‘kan kotor? Jorok? Tak senyaman belanja di supermarket? Panas? Bau? Ya, kalau kenyamanan semacam itu yang dicari kita tak akan menemukannya di pasar tradisional.  Saya ke sana dengan alasan lain: bertemu dengan banyak orang-orang seperti saya, orang-orang kecil yang ramah. Orang-orang yang tidak berseragam toko, orang-orang yang bekerja keras untuk hidup mereka.

Penjual es doger.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Mari makan siang.
Menjelang Stasiun Palmerah.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Penjual mangga di Jalan Palmerah.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Penjual kue pancong.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Tidur dulu penjual mangga.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Penjual sayur.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Penjual rempah.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Memilih tahu. “Sama aja, semuanya tahu kok…”
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Mengiris tempe untuk tempe orek.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Suami istri penjual sayur.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
20 ribu di dahinya. ‘Monggo, difoto!”
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Penjual tahu tempe.
Penjual martabak.
Dari Bogor, ke Palmerah, untuk menjual martabak.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Sayurnya difoto juga, dong…
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s