Di Pasar Baru, Mereka Mengada, Menggaya

CERITA  – Sajak Chairil Anwar

                                   Kepada Darmawijaya
Di Pasar Baru mereka
Lalu mengada-menggaya.
Mengikat sudah kesal
Tak tahu apa di
buatJiwa satu teman lucu
Dalam hidup, dalam tuju.

Gundul diselimuti tebal
Sama segala berbuat-buat.

Tapi kadang pula dapat
Ini renggang terus terapat.

Mengunjungi Pasar Baru, hari-hari ini, apa yang tersisa  di sana yang bisa mengingatkan pada situasi dalam sajak Chairil Anwar di atas? Foto-foto diambil pada suatu siang di Pasar Baru, Jakarta.
Di Gerbang Pasar Baru.
Istirahat siang penjual air lontar, Pasar Baru.
Merdeka, Bung!
Lembaga Pendidikan Jurnalistik Antara, Pasar Baru.
Penjual air gerobakan, di Pasar Baru.
Vermak Leviz dan stiker kampanye itu.
Penjual buah kecapi, di Pasar Baru.
Gojek dan Toko Lee Ie Seng 1873, Pasar Baru.
Toko jual beli dan servis kamera di Pasar Atom, Pasar Baru.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s